[Review] EP Album Howlerness "Nasty Matter" Oleh Alfan Rahadi
Jawa
Timur banyak menyimpan talenta-talenta di kota-kota selain Malang dan
Surabaya, dua kota terbesar yang ada di propinsi ini yang sering disebut media
massa nasional. Sebut saja Pandaan, Sidoarjo, Batu, Kediri, Banyuwangi,
Trenggalek, Tulungagung, Madiun dan Ponorogo. Banyak festival besar seperti Nojo
Campfest, KMK Kediri Indie Music Fest, Lamongan Art Night maupun Rock in Reyog menghiasi
kota-kota tersebut. Banyak yang saya pantau dari daerah – daerah di luar kota
saya tersebut, dan salah satunya yang datang dari Ponorogo.
Ponorogo
memang terkenal dengan reog dan para warok yang mengontrol ritual serta prosesi tersebut. Bisa dibayangkan nuansa macho dan kerasnya kota Ponorogo ini.
Adalah sebuah hal yang lumrah jika Howlerness sebuah band hard rock yang
mengaku terinfluence Black Rebel Motorcycle Club, Led Zeppelin, The Strokes dan
Jet. Awalnya Howlerness sempat memakai nama F.A.H.G (Fully Amateur Howling
Gangster) dimana Waga Ona dan Eko Dio berada di posisi Bass dan Gitar saat itu
sampai akhirnya keduanya memutuskan untuk hengkang dari band. Menyisakan
Anggient dan Amir, mereka berdua kemudian brainstorming hingga datangnya
bassist baru bernama Vini. Akhirnya kompak mereka bertiga menjadi trio yang
membawa nafas hard rock.
Aroma
blues rock dan kotornya garage bisa didengar dengan segera di Slippery Banyan,
dengan solo guitar yang menghiasi menit-menit akhir lagu tentang orang
serakah ini. Tak jauh-jauh dari tema-tema menghujat politisi atau busuknya
dunia saat ini, seperti Dekade Dekadensi dimana keterpurukan bisa berlanjut
sampai satu dekade. Tipikal band garage rock di Indonesia yang memang membawa
lirik sosio-politik, Howlerness menyajikannya dalam lima lagu seperti Dekade
Dekadensi, Slippery Banyan, Hajar Hantam Sikat, Wonderlust dan Ode Syahwat,
seakan ingin menjadi cermin dunia yang akhir-akhir ini dipenuhi orang-orang
bernafsu ingin berkuasa. Hanya saja, yang perlu dicermati disini, mixing and mastering
drumnya mungkin bisa lebih diperbaiki, karena masih saja terdengar seperti drum
midi. Howlerness mempunyai potensi untuk melangkah lebih jauh dari kota mereka
Ponorogo, namun agaknya next record perlu banyak hal teknis yang harus dipoles
lagi.
HOWLERNESS
Kontak: +62 82 334 313131
Email: howlernesstheband@gmail.com
Web: www.howlerness.com
Instagram: @howlerness
Facebook: https://www.facebook.com/Howlerness/
Soundcloud: https://soundcloud.com/howlerness
Bandcamp: https://howlerness.bandcamp.com/
HOWLERNESS
Kontak: +62 82 334 313131
Email: howlernesstheband@gmail.com
Web: www.howlerness.com
Instagram: @howlerness
Facebook: https://www.facebook.com/Howlerness/
Soundcloud: https://soundcloud.com/howlerness
Bandcamp: https://howlerness.bandcamp.com/
Benbenan.com terbuka lebar bagi siapa saja yang ingin bergabung dan berkontribusi melalui tulisan, foto, video, dsb. Langsung kirim ke benbenandotcom@gmail.com
nantinya setiap karya yang lolos editing akan kami terbitkan di laman benbenan.com
Terimakasih, selamat berkarya!


punya skill dibidang internet tapi nyari kerjaan kemana mana masih belum diterima juga, ayo kunjungi link ini bit.ly/2V4m9kQ untuk mencari pekerjaan sesuai kemampuan dan skill anda, disini tersedia segala jenis bidang pekerjaan yang bisa membuat kalian merubah keadaan
BalasHapus